Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya: Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.

- 7/24/2019
advertise here
Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.



Dari judulnya saja sudah membuat orang terheran-heran dan tergelitik untuk memahami makna dari judul ini. Kata “Bodoh” mungkin bisa menjadi kunci atas refleksi Cak Dlahom sendiri mengenai pengetahuan manusia atas Agama dan Tuhan. Hal itu kiranya yang akan dijumpai pembaca setelah membaca buku ini.



Judul: Merasa pintar, bodoh saja tak punya
Penulis: Rusdi Mathari
ISBN: 978-602-1318-40-6
Tebal: 226 Halaman
Rilis: September 2016
Harga: Rp 68.000,-

     Penulis menekankanbetul persoalan “Bodoh” lewat judul yang dipilih untuk diterakan pada buku ini. Bisa jadi judul itulah gambaran penyakit kita hari ini.
Buku ini mulanya adalah tulisan berseri selama dua tahun di Situs Web Mojok.co. Sejak kali pertama tayang, kisah sufi dari Madura bernama Cak Dlahom ini segera digemari. Dibaca lebih dari setengah juta pemirsa Mojok.co.

     Didalam buku ini nantinya, anda akan mendapati cerita unik yang mengisahkan kejadian sehari-hari disebuah desa di Madura. Sentra kisah ialah Cak Dlahom, duda tua yang hidup sendiri di sebuah gubuk dekat kandang kambing milik Pak Lurah. Dlahom kerap menjadi komentator atau penyulut perbincangan mengenai substansi ibadah, yang membuat para tetangganya merenungkan ulang pemahaman mereka tentang agama Islam.




     Selain pokok-pokok obrolan itu sendiri, keseharian Cak Dlahom dan para tetangganya juga dijalin menjadi kisah-kisah yang mengalir yang dalam perkembangannya turut memunculkan tokoh-tokoh baru. Didalam kisah ini nantinya, anda akan menemui tokoh-tokoh unik lain seperti Mat Piti yang suka membantu tetangganya, Romlah si kembang desa , Pak Lurah ,Bunali, Nody dan lain lain. Aliran kisah dalam cerita ini unik sekali dan saya yakin anda pasti akan ketagihan untuk membaca kisah ini hingga tuntas.

     Penokohan dalam cerita ini juga bagus, di awal kisah memang setiap tokoh hadir dengan latar belakangnya masing-masing, tetapi memasuki pertengahan cerita ada kebenaran latar belakang salah satu tokoh yang terungkap dan tentu saja membuat kejutan special dalam cerita ini.

     Selain penokohan yang unik , alur cerita dalam buku ini tergolong maju,serta menggunakan sudut pandang orang ketiga , penulis menghadirkannya dengan rapi yang menjadikannya mudah dipahami bagi para pembaca buku ini.

     Secara keseluruhan , isi buku ini benar benar menarik dan bagus, gaya penulisannya juga mantap sehingga menimbulkan kesan kenyamanan tersendiri ketika membacanya.



     Bergeser ke fisik buku,tampilan cover atau sampul buku juga cukup menarik , dan cetakan yang saya beli menggunakan sampul yang di desain oleh I gede Pradana. Karena buku ini sudah mengalami cetakan sampai dengan 4 cetakan, yang tiap versi cetakannya menggunakan desain sampul yang berbeda.

     Ukuran huruf dalam buku ini benar-benar diperhatikan betul oleh penerbit, dan menurut saya pribadi sangat pas dan cocok. Line dan Paragraph spacing nya juga sudah pas dan tidak terlalu rapat yang dapat menimbulkan kesan malas membaca.




     Cukup banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kisah yang ada di buku ini. Dan yang paling menohok untuk saya pribadi adalah “bagaimana kamu akan mengenali Allah sementara salatmu baru sebatas gerakan lahiriah. Sedekah  mu masih kau tulis di pembukuan laba rugi kehidupanmu. Ilmumu kau gunakan untuk mencuri atau membunuh saudaramu. Kamu merasa pintar sementara bodoh saja tak punya. Kamu itu hanya bisa merasa. Padahal dua-duanya kamu tak punya.”



Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.

Nah, selain yang saya tulis diatas, tentu masih banyak kutipan-kutipan menarik yang tersaji di dalam cerita ini. Yang mungkin saja relevan dengan kehidupan yang sedang anda jalani.




Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.




Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.




Kisah Inspiratif Karya Rusdi Mathari.





     Buku ini benar-benar mengupas sisi religi dari perspektif yang menarik. Pembawaannya yang ringan tetapi sarat akan makna didalamnya. Tokoh utama dalam kisah ini benar-benar memberikan warna tersendiri kepada sisi keagamaan.

     Secara keseluruhan, buku ini cocok bagi kalian yang menyukai kisah-kisah fiktif dan pembahasan agama yang ringan. Yang meskipun karakter yang ada didalam cerita ini fiktif, tetapi kontennya memuat banyak sekali pelajaran dari tingkah laku dan kata-kata dari tokoh utama.

     Jika kalian berminat untuk membaca buku ini, setidaknya, perlu mengosongkan pola pikir terlebih dahulu, sebelum membaca buku ini. Bukan karena isinya yang terlalu bagus, tapi bagi saya, supaya kita bisa kebih sadar dan memahami kalau ternyata masih banyak hal yang belum kita lakukan. Bahkan, kenyataan kalau sebenarnya di alam semesta ini, kita bukanlah siapa-siapa di hadapan-Nya.Sungguh buku yang bermanfaat.



  • Rating: 4,4/5.





Advertisement advertise here