Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Analisis Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya

     Pada artikel kali ini saya akan membahas lebih lanjut tentang Perpustakaan daerah yang menurut saya sangat perlu untuk diedukasikan kepada khalayak, sekaligus juga untuk melengkapi artikel saya tentang promosi perpustakaan daerah sebelumnya. Seperti yang kita tau, perpustakaan daerah memiliki peran sangat penting, terutama untuk generasi muda, dengan maksud untuk menumbuhkan kembali semangat dan hobi membaca yang perlahan mulai redup. Sebagai pilar pendidikan dan kebutuhan bangsa, perpustakaan bisa dijadikan jembatan utama dalam membangun bangsa dan berbagai tantangan di masa depan.

     Menurut pengertiannya, taman bacaan ini mempunyai dua unsur yaitu ruangan dan buku berfungsi menyimpan bahan bacaan. Tidak hanya tentang suatu cerita yang fiksi melainkan, suatu cerita tentang ilmu pengetahuan lainnya. Baik secara formal maupun non formal. Koleksinya tidak terbatas waktu terbit, bisa 20 tahun lalu atau beberapa bulan sebelumnya.

     Seiring perkembangan zaman, tempat ini tidak hanya menyimpan berbagai buku saja. Ada film, slide, atau rekaman audio. Sumber informasinya pun beragam, bisa dari organisasi tertentu, perorangan, komunitas, lembaga sumber daya manusia, instansi swasta atau pemerintahan. Semua penyampaiannya bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

  • Fungsi dari Perpustakaan Daerah yang Tidak Jauh Berbeda dengan Tingkat Nasional

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya
Perpustakaan Daerah Cilacap
     Sebenarnya, fungsinya tidak jauh berbeda dengan tingkat nasional. Hanya saja, untuk regional daerah lebih spesifik. Seperti, menyimpan informasi dari berbagai sumber terpercaya. Penyimpanan ini dilakukan secara menyeluruh. Tetapi, porsinya lebih banyak mengulas kondisi wilayah tersebut.

     Contohnya adalah ulasan mengenai festival dan budaya. Saat ini, banyak generasi muda sudah lupa dengan budayanya sendiri. Bagaimana tradisi tersebut dibangun, kemudian dilestarikan agar tetap bertahan sampai kapan pun. Sebagai salah satu kekayaan negara, tradisi merupakan warisan milik bersama.

     Tetapi, dengan berkembangnya internet, banyak masyarakat lebih memilih membuka artikel berita di mesin pencari. Hanya saja, membaca media online lebih banyak sumber keliru yang dikhawatirkan membuka pikiran baru yang salah. Oleh karena itu, fungsi perpustakaan daerah sangat penting agar jalur hoax semakin sempit.

     Hal ini juga termasuk dalam fungsinya sebagai saran pendidikan terbaik. Hampir semua bacaan disini melakukan penelitian terlebih dulu. Sehingga, apa yang disampaikan kepada orang adalah kajian nyata. Berbeda dengan internet, banyak tulisan hanya asal tulis saja, belum memperhatikan beberapa hal serta kaidah tertentu.

  • Sebagai Sarana Rekreasi yang Terbaik

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya
Sumber: pexels.com

     Banyak belum tahu jika taman bacaan ini bisa digunakan sebagai sarana rekreasi terbaik. Banyak buku memberikan informasi tentang kebudayaan, wisata, kuliner, dan berbagai kebiasaan unik. Tidak sedikit juga yang mengikutinya sebagai gaya hidup serta dijadikan inspirasi baru.

     Apalagi, tren saat ini adalah pergi ke suatu tempat mengabadikan momen indah dan seru selama perjalanan. Dengan perkembangan inilah perpustakaan diharapkan mampu memberikan kejelasan data dengan berbagai tulisan menarik dan informatif sesuai dengan kebutuhan pembaca, bukan hanya keingingan pribadi.

     Fungsi rekreasi ini menuntut sesuatu hal yang berbeda, disesuaikan dengan keadaan saat ini. Sehingga, tidak hanya soal ruangan kosong tanpa suara. Rak buku dengan nomor urut sesuai tema saja. Melainkan, suasana nyaman yang membuat orang bersedia untuk datang lagi hari, besok, dan seterusnya.

     Walaupun, terlihat sederhana. Namun, inilah fungsi rekreasi perpustakaan daerah yang sebenarnya, cukup memainkan perpaduan warna saja, seperti putih dengan merah atau biru. Bisa berbagai warna sesuai kreasi. Bila fungsi ini sudah terpenuhi, bukan tidak mungkin tempat ini akan ramai jadi tujuan utama.

     Tetapi, tetap dilihat dan disesuaikan agar fungsi lain tetap berjalan. Seperti, menyediakan ruang untuk karya tulis. Dengan membaca, akan menumbuhkan keinginan untuk menulis. Indonesia sendiri kekurangan penulis yang mampu membuat buku berkualitas, sesuai dengan data dan fakta, bukan hanya sukjektivitas pemahaman diri sendiri.

     Dengan menjalankan perannya sebagai sarana rekreasi. Bukan tidak mungkin, akan lahir talenta muda yang mampu memberikan gagasan baru melalui sebuah buku. Gagasan ini memang sangat penting untuk perkembangan diri sendiri, orang lain, serta bangsa. Terlihat sederhana memang, tetapi penerapannya sangat sulit.

  • Tujuan Perpustakaan Daerah untuk Mendidik Semua Orang Menuju ke Arah yang Lebih Baik

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya
Sumber: pexels.com

     Dari berbagai fungsi diatas, bisa disimpulkan bahwa tujuan dari pendirian taman bacaan ini adalah mendidik semua orang menuju ke arah yang lebih baik. Sebagai contoh, saat kita membutuhkan sebuah ilmu tentang memasak, bagaimana cara membuat sebuah makanan. Diharapkan tempat tujuan pertama adalah perpustakaan.

     Dengan berbagai macam koleksi buku, kita bisa belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan penting. Sehingga, tidak hanya memperoleh satu tujuan saja melainkan, bisa dua atau bahkan tiga sekaligus. Begini ilustrasinya, saat kamu membutuhkan resep makanan untuk makan siang. Kemudian, menemukan ide dengan bahan dasar ikan.

     Dalam buku yang kamu dapatkan, akan disampaikan banyak hal mengenai bahan tersebut. Tidak hanya mengenai cara memasaknya saja, tetapi bisa bagaimana memili ikan yang baik, cara memotong, sampai membuatnya jadi empuk dan enak. Inilah peran pendidikan yang jarang ditemui di bangku sekolah.

     Sebenarnya, ada pelajaran tersebut, Hanya saja perlu jurusan tertentu untuk mendapatkannya. Dari tujuan inilah, harapannya perpustakaan daerah mampu menangkap berbagai kebutuhan, kemudian dikreasikan kebutuhan daerah itu sendiri. Contohnya, salah satu kota di Jawa Tengah, menginginkan banyak wisatawan datang karena budayanya.

     Melalui buku, banyak orang akan membaca tentang keindahan dan menariknya budaya yang dimiliki. Dari ketertarikan inilah, mereka dengan sendirinya akan ikut promosi. Berdasarkan kata hati, bukan asal perintah saja. Menarik banyak wisatawan untuk datang dengan alasan kreasi budaya yang tidak dimiliki tempat lain. 

  • Meningkatkan Taraf Hidup dari Segi Peningkatan Ilmu

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya
Sumber: pexels.com

     Buku adalah jendela dunia asalkan bisa memahami segala isinya. Ketika kita bisa menggunakan pernyataan ini untuk memahami sebuah buku, secara tidak langsung taraf hidup kita meningkat. Peningkatannya, bukan dihitung dari seberapa banyak mendapatkan uang, melainkan ilmu.

     Perlu diingat bahwa ilmu bisa menghasilkan banyak uang. Tetapi, uang tidak bisa menghasilkan banyak ilmu. Pernyataan ini sangat penting bagi kita selaku generasi penerus. Karena, roda perekonomian bisa berjalan dari sana. Kawasan perkotaan terlalu padat untuk memunculkan potensi baru dalam berbagai bidang.


     Salah satu keunggulan daerah adalah susahnya akses internet. Sehingga, peranan perpustakaan daerah sangat penting. Tujuannya, membuka wawasan baru, tetapi tidak menghilangkan unsur kebudayaan dan tradisi yang ada. Karena, inilah ciri khas yang harus dipertahankan dan diwariskan sampai keturunan terakhir.

     Dalam meningkatkan taraf hidup tetap mempertahankan ciri khas yang ada merupakan wujud promosi terbaik. Biasanya skalanya tidak hanya lingkup wilayah saja, melainkan bisa mencapai nasional. Banyak orang membutuhkan sesuatu hal baru. Di daerah semua hal baru tersebut bisa didapatkan.

  • Kemampuan untuk berpikir Kreatif dan Religius

Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa Sesuai Fungsi dan Tujuannya
Sumber: pexels.com

     Tantangan negara saat ini adalah susahnya menemukan orang yang sanggup berpikir kreatif dan religius, dalam arti yang sebenar-benarnya. Salah satu sumber yang mengakibatkan demikian adalah banyaknya penyebar berita hoax. Hal tersebut terjadi karena, budaya membaca sudah tidak ada lagi. Sehingga, banyak pemahaman sepihak saja.

     Satu contoh, kata mengurangi bisa di rubah dengan kata dihilangkan. Dalam beberapa kasus, pasti kita sering menemukan hal demikian. Oleh karena itu, kehadiran perpustakaan daerah ini untuk menumbuhkan kembali pemikiran kreatif serta religius, berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa. Bukan hanya berdasar kemampuan diri sendiri.   

     Hal ini sangat penting, karena di daerah sering terjadi penyimpangan informasi seperti ini. Coba saja bayangkan, ilmu minimalis, malas baca buku, tapi sangat suka menatap layar gadget berjam-jam, ditambah paling cerewet di media sosial pula. Jangan heran jika Indonesia jadi sasaran empuk untuk info provokasi, hoax, dan fitnah. Penyebabnya jelas, minim wawasan dan informasi, malas mencari kabar berita, terprovokasi dan hanya bermodal ikut ikutan tanpa mengerti masalah yang sebenarnya sedang dihadapi. Tidak salah bila taman bacaan ini merupakan sebuah pilar dan pondasi penting dalam membangun bangsa.

     Untuk pemikiran religius, lahir dari hati masing-masing. Tetap saja, harus bersumber pada kajian agama yang tepat. Tidak boleh sembarangan, karena soal agama sangat peka dan satu kata saja salah bisa menyinggung satu sama lain. Oleh karena itu, carilah buku bacaan berkualitas di tempat ini.

     Pendidikan bukan hanya dari bangku sekolah saja. Bisa juga dari kehidupan sehari-hari. Orang tidak perlu sekolah memasak, jika dia ingin pintar dalam mengolah makanan. Tetapi, dia harus punya ilmu agar bisa mengembangkan diri. Oleh karena itu, dibutuhkan perpustakaan daerah untuk mewujudkannya.

     Demikianlah artikel tentang Perpustakaan Daerah ini, semoga kita sebagai sebagai warga negara yang baik mampu untuk bisa memahami tentang fungsi dan tujuan fasilitas ini, terutama sebagai bekal kita untuk mengatasi provokasi, hoax, dan fitnah yang rasanya kian marak beredar di lingkungan sekitar kita.

Andrea Aldy.
Andrea Aldy. Andrea Aldy is a book freak with the goal to read every book in existence. He's aiming for immortality for this. When not reading, he writes things and blog.

Post a comment for " Analisis Perpustakaan Daerah Sebagai Pilar Bangsa"

Berlangganan via Email