Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui

   Menerbitkan buku sendiri atau disebut dengan self-publishing tentu menjadi impian setiap penulis buku. Di era serba digital seperti saat ini persaingan antar penulis berjalan begitu ketat. Mereka saling berlomba-lomba untuk mempertahankan eksistensinya di dunia jurnalis, salah satunya yakni menerbitkan hasil karyanya.

   Cara tersebut kini semakin pelik mengingat syarat serta prosedur penerbitan tidak bisa selalu dilakukan oleh setiap penulis. Pengajuan suatu naskah ke seorang penerbit bisa memakan sebuah waktu yang terbilang cukup lama, selain itu besarnya biaya yang dikeluarkan juga tidak cukup sedikit jumlahnya. Sebagai solusinya, kamu bisa menerbitkan hasil karya kamu secara mandiri.

   Hal ini dinilai lebih efektif dan efisien, menghemat waktu dan tidak membuang tenaga serta pikiran kamu. Sementara prosedurnya juga tidak serumit yang dibayangkan sebab seluruh prosesnya bisa kamu urus sendiri. Menerbitkan secara mandiri memberikan jaminan lebih mudah, tidak seperti memilih jasa penerbit mayor.

   Di mana mereka akan mempertimbangkan nama penulis, besarnya modal yang disediakan hingga jumlah pengikut di media sosial untuk mengetahui seberapa tenar nama kamu. Bagi penulis pemula pertimbangan itu pasti membuat nyali ciut. Untuk itu mengambil keputusan untuk menerbitkan buku secara mandiri menjadi solusi terbaik.

  • Langkah Menerbitkan Buku Sendiri Tanpa Langkah Konvensional

   Ada beberapa prosedur yang bisa kamu lakukan jika ingin menerbitkan buku secara mandiri, yaitu sebagai berikut:

1.Menyiapkan langkah.

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh Pixabay dari Pexels

   Naskah menjadi salah satu komponen terpenting. Jika tidak mempunyai naskah lantas apakah yang akan dicetak? Untuk itu pastikan kamu telah memilikinya dan sudah melalui proses editing, sehingga naskah tersebut benar-benar siap cetak. Proses editing atau penyuntingan hendaknya dilakukan orang lain, sebab jika dilakukan oleh penulis sendiri maka akan terjadi subjektivitas.


2.Persiapkan modal.

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh cottonbro dari Pexels

   Mencetak naskah memang memerlukan sejumlah modal berupa uang untuk akan digunakan sebagai biaya pencetakan dan penerbitan buku. Jumlah dana yang dibutuhkan berbeda-beda mengingat setiap penerbit mempunyai kebijakan tarif masing-masing. Selain itu, juga dipengaruhi banyaknya buku, ketebalan naskah hingga jenis kertas untuk digunakan.

3.Layout.

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh Pixabay dari Pexels

   Membuat layout naskah sebelum menerbitkan buku sendiri menjadi pekerjaan sangat vital. Apabila kamu tidak piawai dalam menentukan layout akan lebih baik menggunakan jasa layouter freelance ataupun layanan khusus layout dari pihak penerbit. Dengan begitu bisa menghemat waktu dan tenaga sekaligus mendapatkan hasil terbaik.

4.Membuat desain cover.

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

   Cover menjadi salah satu media promosi untuk mempengaruhi pembaca agar langsung tertarik untuk membaca bahkan membeli ketika melihat pertama kali. Untuk itu pastikan membuat desain cover dengan nilai jual tinggi. Perhatikan penggunaan font, letak penulisan judul hingga warna cover yang akan digunakan.

5.Segera urus ISBN.

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh fantasticnumber.wordpress.com

   ISBN merupakan identitas buku, nomor ini terdiri dari 13 digit angka. Untuk menerbitkan buku sendiri mengurusnya menjadi hal penting. Sementara lembaga yang bertindak mengelola nomor tersebut yakni Perpustakaan Nasional RI. Ada beberapa persyaratan wajib dipenuhi dan membayarkan sejumlah biaya registrasi.

  • Prosedur Registrasi ISBN Secara Online

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Screenshot Pribadi

   Sebelum melakukan registrasi secara online ada beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan yakni formulir surat pernyataan lengkap dengan materai dan tanda tangan serta scan akta notaris. Selanjutnya kamu bisa segera mengurus ISBN dengan langkah-langkah sebagai berikut:

1.Kunjungi laman resmi ISBN kemudian klik menu Daftar Online yang terdapat di sebelah pojok kanan atas.

2.Selanjutnya pilih kategori penerbit yang ingin didaftarkan, lanjutkan klik Next, kemudian akan muncul laman untuk mengunggah berkas. Formulir pernyataan bisa diunduh dari laman tersebut. Jika semua sudah berkas telah diunggah segera klik Next.

3.Isikan data sesuai dengan kolom yang diminta untuk membuat akun penerbit. Perlu diketahui jika menerbitkan buku sendiri dengan mendaftarkan ISBN, nama penerbit harus sama dengan nama yang tertulis di akta notaris. Jangan lupa klik Next.

4.Lanjutkan mengisi data lanjutan dari laman sebelumnya. Kemudian di bagian terakhir, lengkapi pertanyaan penjumlahan agar bisa pengajuan bisa diproses. Jika seluruh data telah terisi akhiri dengan klik Daftar di menu di pojok kanan atas.

5.Tunggu beberapa saat hingga Pop-Up muncul yang menandakan jika pendaftaran penerbit telah berhasil dilakukan.

6.Selanjutnya kamu perlu melakukan validasi agar bisa log in, caranya dengan menghubungi petugas ISBN. Jika sudah validasi telah dilakukan, kamu dapat log in di laman Perpustakaan Nasional menggunakan username dan password yang telah didaftarkan. Melalui laman log in tersebut, kamu bisa segera mengajukan nomor ISBN untuk menerbitkan buku sendiri.

  • Keuntungan Terbitkan Buku Sendiri yang Perlu Diketahui

   Self publishing memberikan beberapa keuntungan kepada pelakunya yaitu sebagai berikut:

1.Menambah penghasilan.

   Rupanya menerbitkan buku secara mandiri secara tidak langsung bisa menjadi passive income. Kamu berpeluang mendapatkan tambahan penghasilan jika melakukan hal tersebut. Sebab penulis bisa menjual buku tercetak dalam jumlah besar tanpa batas. Tidak seperti hasil karya yang diterbitkan penulis mayor memiliki keterbatasan waktu penjualan.

2.Menghemat birokrasi penerbitan.

   Menerbitkan buku menggunakan jasa mayor harus melewati birokrasi panjang dan rumit meliputi waktu seleksi, proses editing, penjualan buku oleh distributor dan lainnya. Jika menerbitkan buku sendiri maka kamu bisa menghemat birokrasi tersebut sehingga lebih singkat dan cepat untuk dicetak. Naskah yang sudah siap tidak perlu menunggu hingga berbulan-bulan.

3.Biaya penerbitan lebih murah.

   Setiap penerbit konvensional mematok harga berbeda-beda. Jika dibanding self publishing tentu harganya terpaut cukup jauh. Bagi kamu yang ingin menghemat biaya cetak tentu keputusan menerbitkan sendiri menjadi solusi terbaik. 

   Langkah pertama, penulis hanya perlu menerbitkan beberapa eksemplar saja. Kemudian memasarkannya, jika respon pasar baik ia bisa kembali mencetaknya dalam jumlah besar.

4.Tidak ada return buku.

   Return buku merupakan pengembalian buku dari penerbit mayor kepada penulis jika waktu kontrak telah habis, sementara masih ada sisa yang belum terjual. Menerbitkan buku sendiri berarti kamu tidak akan mengenal return, karena kamu bisa mencetaknya kapan saja dan berapapun pun jumlahnya sesuai keinginan dan kebutuhan pasar.

  • Tarif Self Publishing yang Perlu Diketahui Penulis Pemula

Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui
Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

   Menerbitkan buku secara mandiri tarifnya tentu berbeda ketikan menggunakan jasa penerbit konvensional. Bagi pemula informasi ini tentu sangat berharga terlebih mereka belum memiliki pengalaman sebelumnya. Sebelum proses pencetakan dilakukan, naskah akan melalui tahap editing atau penyuntingan terlebih dahulu.

   Jika seluruh kelengkapan seperti desain cover, layout dan lainnya sudah selesai digarap maka naskah saip untuk dicetak. Tarif cetak setiap agensi berbeba-beda yakni dimulai dari ribuan per halamannya. Ada juga yang menawarkan tarif cetak dengan jumlah minimal, contohnya mencetak sebanyak 10 eksemplar seharga Rp 50.000.

   Untuk lebih jelasnya setiap penulis yang ingin mencetak buku secara mandiri bisa menghubungi agensi terkait dan melakukan negosiasi. Sebab harga cetak nantinya akan berkaitan langsung dengan harga jual dipasaran. Semakin kecil biaya cetak maka keuntungannya lebih banyak. Hendaknya penulis teliti dan jeli dalam memperhitungkan harga.

   Kunci sukses menjual buku yaitu dengan memiliki jangkauan pasar lebih luas. Kamu bisa melakukan promosi melalui media sosial, market place atau melalui website sehingga berpotensi besar menembus pasaran luar negeri. Dengan begitu menerbitkan buku sendiri tidak menutup kemungkinan membuatnya go internasional


Andrea Aldy.
Andrea Aldy. Andrea Aldy is a book freak with the goal to read every book in existence. He's aiming for immortality for this. When not reading, he writes things and blog.

Post a comment for " Persiapan Menerbitkan Buku Sendiri yang Penting Diketahui"

Berlangganan via Email